:::: MENU ::::

Oh, Ternyata e – KTP Itu Seperti Ini

Berawal dari pembicaraan iseng dengan mas Khoiruddin waktu pulang kuliah tentang e – KTP, ternyata banyak yang salah sangka tentang bentuk e – KTP.  Termasuk saya sendiri 😀 hehehe.  Coba aja deh, buat teman – teman yang e -KTP nya udah jadi, apa pendapat teman – teman tentang bentuk E – KTP ?  Biasa aja? atau wah? atau WoW?  (ga perlu koprol ) 😀

Jujur, Saya sendiri sewaktu melihat pertama kali e – KTP milik teman, rasanya kok tidak ada yang ‘wah’.  Kenapa? isinya tidak ada bedanya dengan KTP Nasional (jenis 2004), setuju?  NIK, Nama, Tanggal lahir dan sebagainya.  Mungkin ada bedanya seperti foto yang sudah tercetak di kartu atau bahan kartu yang tidak lagi kertas melainkan PET / PETE, bukan PVC yah.  Walaupun mirip mirip bahannya.  Padahal kan sewaktu pembuatan e – KTP kita melakukan perekaman data pribadi dan data biometrik ( sidik jari, iris mata).  Lalu kemana data data itu disimpan?

Contoh e-KTP

Contoh e-KTP
(sumber gambar : e-ktp.com)

Logika saya saat itu, data data tadi disimpan dalam suatu database nasional.  Sama seperti kartu ATM, sewaktu kita menggunakannya, kita harus menggesek / memasukkan kartu ATM tersebut ke sebuah reader (pembaca kartu).  Biasanya terdapat sebuah magnetic berwarna hitam.  Tapi waktu melihat e – KTP yang sudah jadi, kok magnetic nya ga ada?  oh ya, masih ada lagi, yaitu chip yang sering digunakan dalam kartu perdana operator seluler.  Tapi, itu juga tidak terlihat dalam kartu.  Nah, dari sinilah logika saya terbantahkan 😀

Setelah cari cari sana sini, akhirnya nemu tau juga seluk beluk tentang e – KTP.  E -KTP sendiri fungsi nya sebagai identitas milik pribadi, dan (harusnya) hanya ada 1 untuk 1 orang.  Sehingga meminimalisir pembuatan identitas ganda.  Meminimalisir pergerakan teroris (katanya).  Mari kita bahas per bagian dari e – KTP.

Bahan e – KTP

Kartu identitas ini harus ada dan dibawa dalam keadaan cuaca apapun (Indonesia: Tropis) , dalam kondisi apapun, dalam pekerjaan apapun.  Sehingga bahan e – KTP haruslah bahan yang awet.  Sebagai contoh, kartu ATM yang menggunakan magnetic reader berbahan PVC (polyvinyl chloride), diharapkan kartu itu mampu bertahan dalam waktu 3 tahun.  Tapi e-KTP masa berlakunya adalah 5 tahun, sehingga membutuhkan bahan yang lebih awet.  Sehingga dipilihlah PET / PETE (polyester terephthalate) yang diklaim mampu bertahan hingga 10 tahun.

Micro Chip

Nah ini dia kuncinya.  Semua data yang di rekam sewaktu pembuatan e – KTP pertama kali ternyata disimpan dalam sebuah mikro Chip yang tertanam didalam kartu.  Jangan khawatir data akan dicuri, karena penyimpanan data dalam kartu di-sandi-kan atau di acak menggunakan algoritma tertentu dan menggunakan kriptografi tertentu.  Dan juga data data tersebut juga tersimpan di database nasional.  Semoga saja tidak ada aksi pembobolan data data itu. Tapi kemungkinan itu selalu ada.  Semoga pemerintah sudah mengantisipasi ini 🙂

Penggunaan chip yang tertanam dalam kartu membuat chip lebih awet karena tidak terkena langsung oleh reader dan terlindung dari keadaan luar.  Tidak seperti magnetic yang harus digesek, yang memungkinkan terkikisnya lapisan kartu.  E – KTP hanya perlu di tempelkan pada reader.  Mungkin untuk teman teman yang punya e – toll sudah tidak asing lagi dengan cara kerja ini. 🙂

Cara menggunakan e ktp sama dengan e toll

Cara menggunakan e ktp sama dengan e toll
(sumber gambar : bantenpos-online.com)

Lapisan e-KTP

Struktur e-KTP sendiri memilik 9 layer sehingga keamanan lebih terjamin.  Mikro chip terletak pada lapisan ke 2 plastik putih.  Untuk membaca data dari Mikro chip dibutuhkan sebuah antena yang mengeluarkan gelombang Radio.RFID (radio frequency identification) sehingga membuat kartu tidak harus menyentuh persis reader.  Berikut ini cara pembuatan e – KTP :

  1. Hole punching, yaitu melubangi kartu sebagai tempat meletakkan chip
  2. Pick and pressure, yaitu menempatkan chip di kartu
  3. Implanter, yaitu pemasangan antenna (pola melingkar berulang menyerupai 4. spiral)
  4. Printing,yaitu pencetakan kartu
  5. Spot welding, yaitu pengepresan kartu dengan aliran listrik
  6. Laminating, yaitu penutupan kartu dengan plastik pengaman

Penyimpanan dua buah sidik jari telunjuk di dalam chip sesuai dengan standar internasional NISTIR 7123 dan Machine Readable Travel Documents ICAO 9303 serta EU Passport Specification 2006. Bentuk e-KTP sesuai dengan ISO 7810 dengan form factor ukuran kartu kredit yaitu 53,98 mm x 85,60 mm.

Bentuk e-KTP

Bentuk e-KTP
sumber : http://www.e-ktp.com/

Untuk alat pembaca / reader , sekarang lagi dikembangkan oleh BPPT sehingga diharapkan semua instansi pelayanan masyarakat bisa memilikinya dengan harga yang terjangkau.  Bahkan bisa lebih murah dari pembaca harga di supermarket.  (Sumber : Suarapembaruan.com) .

Bentuk Prototipe Reader e-KTP

Bentuk Prototipe Reader e-KTP
(sumber : http://suarapembaruan.com)

Nah, itu sedikit gambaran tentang e-KTP yang ada di Indonesia.  Berharap semoga e-KTP bisa menjadi multifungsi dimana kita tidak perlu repot repot membawa macam macam kartu (SIM, ATM, dll).

Nomor Induk Kependudukan

Ini adalah nomor yang unik dan tidak mungkin sama antar warga negara Indonesia.  Atau ibarat untuk para pengolah database pasti tidak asing lagi dengan “primary key”.  Nah dari nomor inilah sebenarnya bisa di ketahui lokasi tempat tinggal, tanggal lahir, dan jenis kelamin.  Kok bisa?  NIK terdiri dari 16 digit angka.  6 digit pertama adalah lokasi tempat tinggal.  6 digit kedua adalah tanggal lahir.  Sedangkan sisanya adalah nomor urut.  Lah terus bagaimana bisa menentukan itu laki – laki atau perempuan?  lihat saja dari tanggal lahirnya.  Untuk Laki Laki, tanggal lahir tidak ada yang berubah.  misal 13 Januari 1990 maka tertulis 130190.  Tetapi untuk perempuan, tanggal lahir ditambah dengan 40, sehingga (misal) wanita yang lahir pada 13 Januari 1990 maka akan ditulis 530190. 🙂

lengkapnya saya asumsikan sebagai berikut : abcdefghijklmnop

ab : kode provinsi

cd : kode kabupaten / kota

ef : kode kecamatan

gh : tanggal lahir

ij : bulan lahir

kl : tahun lahir

mnop : nomor urut

Nomor urut didapat dari nomor pendaftaran yang tanggal lahirnya sama.  Misal Teman teman punya nomor 0003 , berati teman teman nomor urut 3 pada kecamatan yang sama dan tanggal lahir yang sama.

Terus kode daerahnya mana? nih saya udah ada link nya.  Saya dapat dari suatu forum programmer.  Silakan cek sendiri saja ya nomor kecamatan masing masing 😀

http://gdi.id-php.org/

Demikian sedikit artikel yang saya rangkum dari internet, semoga bermanfaat untuk teman teman semua.  Oh ya, ini hanya sebagai informasi tentang e-KTP saja.  Tidak memperdebatkan mengapa harus menggunakan e-KTP, kelebihan dan kekurangan, penggunaan nomor NIK, dll.

kalau ada yang kurang atau salah , atau mau menambahkan silakan komen dibawah.  Maturnuwun ^^

Referensi :

im-jabar.blogspot.com

suarapembaruan.com

e-ktp.com

ilmuti.org

cingciripit.blogspot.com


13 Comments

    • Reply adeethunix |

      Walaah.. yo gek minta Pak.. mayan bisa buat dompet kliatan lebih tebel hahahaha 😀

  • Reply mcrherip |

    Jadi kartu yang sudah beredar saat ini belum termasuk E-KTP , ya,,,?
    Karena tidak ada chip nya.
    Anehnya, saat rame rame e KTP an, dalam satu lembar undangan ada 4 orang ( saya KK, istri, anak I, anak II ), cuma aku yang durung kebagian tiga orang sudah dapat, padahal nomor berurutan, ( siwer kali ya mata petugasnya ? ) ternyata banyak yang seperti itu.

    • Reply adeethunix |

      sudah pak..chip nya dalam bentuk lembaran tipis..posisinya ada di dalam dan tidak terlihat seperti di hotel make smart card atau e-toll di jakarta… pernah dibahas sama Mas Ruby Alamsyah di sebuah stasiun TV beberapa waktu lalu.. 🙂
      untuk masalah pembagian nya saya kurang begitu tau pak…

  • Reply om purba |

    uwis ana chip e yo mas adit ?..ihh wo seklai sekarang Indonesia..hehe

  • Reply Dek Izza |

    Waaaaaaw baru tau detaiilnya hal beginiian.
    *telat banget*
    Tilimikisih info nya Pak Dosen

  • Reply endro |

    wih kalo cip udah bisa bentuk lembaran Indonesia paling canggih dong.,mo lihat data kok masih cari di internet ya kok gk langsung scan aja.ya

So, what do you think ?